Showing posts with label Fisika. Show all posts
Showing posts with label Fisika. Show all posts

Penentuan Berat Jenis Zat Cair : Tujuan percobaan, Dasar teori, Prodedur kerja, Data pengamatan dan Perhitungan, Kesimpulan

Laporan Tentang Penentuan Berat Jenis Zat Cair
https://www.wawasankau.com/
SITE
1. Judul Percobaan :
Penentuan Berat Jenis Zat Cair

2. Tujuan Percobaan :
-dapat menggunakan piknometer untuk menghitung berat jenis.
-bisa menghitung dan dapat mengetahui berat jenis.
-dapat mengetahui dan bisa menggunakan piknometer.

3. Dasar teori :
Berat Jenis adalah konstanta atau tetapan bahan yang tergantung pada suhu untuk tubuh padat, cair, dan bentuk gas yang homogen.

4. Prosedur atau Cara kerja :
a. Cuci bersih piknometer dan keringkan
b. Timbang piknometer kosong dengan neraca analitik dan catat hasilnya.
c. Isi piknometer dengan aqua dm hingga penuh.
d. Masukan penutupnya sampai air melebar keluar.
e. Keringkan bagian luar piknometer.
f. Timbang kembali piknometer yang telah diisi aqua dm.
g. Catat hasilnya dan Hitung berat jenisnya.

5. Data pengamatan :
a. Data penimbangan
-> Piknometer kosong = 27,7656 g (a)
-> Piknometer + aqua DM = 37,3168 g (b)
-> Aqua DM = 9.5512 g
-> Volume aqua DM (piknometer) = 9.574 g (c)

b. Perhitungan
Berat jenis = b-a/c
= 37,3168 g - 27,7656 g / 9.574 cm3
= 0.9976 g/cm3

6. Kesimpulan :
Dapat disimpulkan dari pengamatan percobaan di atas, berat jenisnya adala sebesar 0,9976 g/cm3.

Itulah mengenai Penentuan Berat Jenis Zat Cair : Tujuan percobaan, Dasar teori, Prodedur kerja, Data pengamatan dan Perhitungan, Kesimpulan Thanks!

Kalibrasi Pipet Volume (Tujuan, Prinsip, Dasar teori, Prosedur atau Cara kerja, Pengamatan/Perhitungan, dan Kesimpulan

Laporan Praktikum Tentang Kalibrasi Pipet Volume


https://www.wawasankau.com
WAWASANKAU.COM
1. Judul Percobaan :
Kalibrasi pipet volume

2. Tujuan Percobaan :
-untuk dapat mengetahui cara kalibrasi terhadap alat gelas.
-dapat mengetahui cara menghitung hasil percobaan menjadi satuan kalibrasi.

3. Prinsip Kerja :
Dengan menebtukan Bj Aqua DM terlebih dahulu lalu menimbang volume aqua DM yang keluar dari Vol-Pipet untuk mengetahui berat volumenya. Hasil penimbangan dihitung dan diolah hingga menghasilkan satuan angka untuk penentuan kalibrasi.

4. Prosedur dan Cara Kerja :
a. Siapkan gelas kimia dan pipet volume yang bersih dan kering.
b. Timbang gelas kimia kosong menggunakan neraca analitik.
c. Catat beratnya.
d. Teteskan secara perlahan sebanyak 10 mL aqua DM menggunakan pipet volume.
e. Ukur dan Catat suhu aqua DM.
f. Lakukan proses Perhitungan.

5. Data Pengamatan :
1). Data penimbangan
a. Berat gelas kimia kosong : 61764,8 mg
b. Berat gelas kimia + aqua DM 1 : 71776,5 mg
c. Berat gelas kimia + aqua DM 2 : 81787,5 mg
d. Berat gelas kimia + aqua DM 3 : 91788,5 mg
e. Udara : 0,0012 mg
f. Bj air : 0,9934 g/mL
g. Bj anak timbangan : 8,49

2). Data Perhitungan
a. Berat aqua DM 1 = 71776,5 - 61764,8 = 10011,7

b. Berat aqua DM 2 = 81787,5 - 71776,5 = 10011,0

c. Berat aqua DM 3 = 91787,5 - 81787,5 = 10001,0

-> (P) Berat rata-rata aqua DM =
10011,7+10011,0+10001,0 / 3 = 10,0079 g

-> Mvakum = P+P.pUdara (1/Bj air - 1/Bj anak timb)
= 10,0079+10,0079.0,0012 (1/0,9989 - 1/8,49)
= 10,0079 + 0,0120 (0,8833)
= 10,0079 + 0,0295 mL
= 10,0185 mL

-> V 25,9 = 10,0185/0,9989 = 10,0295 mL

-> V 27,5 = V 25,9 ( 1+alpha (t1-t2) )
= 10,0295 (1+0,000025 (27,5-25,9) )
= 10,0295 (1,0004)
= 10,0299 mL ~ 10,03 mL

6. Kesimpulan :
Dalam praktikum kali ini tentang kalibrasi pipet volume dapat disimpulkan bahwa :
a. Berat aqua DM 1 : 10011,7 mg
b. Berat aqua DM 2 : 10011,0 mg
c, Berat aqua DM 3 : 10001,0 mg

Sekian dari admin tentang "Kalibrasi Pipet Volume (Tujuan, Prinsip, Dasar teori, Prosedur atau Cara kerja, Pengamatan/Perhitungan, dan Kesimpulan" Thanks!

Kromatografi Lapis Tipis (Cara Pemisahan KLT) : Tujuan, Prinsip, Dasar teori, Prosedur atau Cara kerja, Pengamatan/Perhitungan, dan Kesimpulan

Laporan Praktikum Tentang Kromatografi Lapis Tipis
https://www.wawasankau.com/
WAWASANKAU
1. Judul Percobaan:
Pemisahan sampel dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT)

2. Tujuan Percobaan:
Agar dapat melakukan Pemisahan komponen yang memiliki perbedaan berat molekul dengan Kromatografi Lapis Tipis.

3. Prinsip Percobaan:
Pemisahan komponen berdasarkan perbedaan berat molekul.

4. Alat dan Bahan:
a. Lapis tipis
b. Chamber
c. Pipet kapiler
d. Standar lisin
e. Standar prosin
f. Standar glisin
g. Asetat
h. Air
i. Butanol

5. Prosedur Kerja
a. Siapkan alat dan bahan
b. Ambil lapis tipis
c. Buat garis batas di atas (1,5 cm)
d. Teteskan sampel atau standar sebanyak 20 tetes setiap tetes tunggu sampai kering untuk selanjutnya di teteskan kembali.
e. Beri lubang diatas lapis tipis untuk memasang tali.
f. Random pada eluen yang terdiri dari asetat : Air : Butanol dengan perbandingan 3:5:12 selam kurang lebih 12 jam.
g. Angkat dan beri tanda.
h. Keringkan lapis tipis dengan cara di anginkan. Amati pada sinar UV.
i. Beri tanda di setiap ujung roda.
j. Semprotkan pereaksi warna ninhidrin, amati saat basah.
k. Keringkan lapis tipis, amati setelah muncul warna.
l. Ukur jarak roda dan hitung Rf nya.

6. Data pengamatan (Contoh) :

-> Rumus Perhitungan


a. Rf standar glisin
Rf = jarak standar/jarak pelarut
Contoh hasil : 0,81 cm

b. Rf standar prolin
Rf = jarak standar/jarak pelarut
Contoh hasil : 0,58 cm

c. Rf standar lisin
Rf = jarak standar/jarak pelarut
Contoh hasil : 0,67 cm

d. Contoh hasil Rf sampel 1
= 0,79 cm

e. Contoh hasil Rf sampel 2
= 0,62 cm

f. Contoh hasil Rf sampel 3
= 0,69 cm

*Rumusnya sama dan Hasil dilihat dari angka yang paling mendekati.

7. Kesimpulan:
Hasil pemeriksaan tentang Kromatografi Lapis Tipis pada hasil Perhitungan Rf di dapatkan hasil :
a. Sampel 1 : glisin
b. Sampel 2 : prolin
c. Sampel 3 : lisin

Sekian tentang "Kromatografi Lapis Tipis (Tujuan, Prinsip, Dasar teori, Prosedur atau Cara kerja, Pengamatan/Perhitungan, dan Kesimpulan)" semoga bermanfaat.

Penentuan Kadar Asiditas Dalam Suatu Sampel : Tujuan, Contoh data Pengamatan dan Cara Perhitungan

Laporan Tentang Penentuan Kadar Asiditas Dalam Suatu Sampel
https://www.wawasankau.com/
WAWASANKAU
1. Judul Percobaan:
Menentukan Kadar Asiditas Dalam Suatu Sampel (Makanan dan lainnya).

2. Data Pengamatan (Contoh) :
-> V akhir titrasi = 16,10 mL
-> V awal titrasi = 8,40 mL
-> V pemakaian = 7,70 mL

3. Data Perhitungan:
-> Diketahui :
a. N NaOH = 0,0956 N
b. BE CaCO3 = 100
c. Asiditas mineral (m) = 0 mg/L CaCO3

-> Ditanya : Asiditas Total?

-> Jawab :
Asiditas Total (p)
= mL titrasi x N NaOH x BE CaCO3 / L sampel
= 7,70 mL x 0,0956 N x 100 / 0,05 L
= 1472,24 mg/L CaCO3

4. Kesimpulan:
Dari hasil percobaan kadar Asiditas Total dalam sampel ini, di dapatkan hasil sebesar 1472,24 mg/L CaCO3. Artinya sampel ini mengandung Co2 dan mengandung sebagian HCo3- karana m=0 dan m>p.

Sekian tentang Pemeriksaan Kadar Asiditas Total dalam suatu sampel (makanan minuman dan lainnya) thanks!

Membuat Artikel Pertama dengan Mudah di Blogger

Artikel Pertama di Post


Wawasankau.blogspot.com
1. Tujuan
Pembuatan blog harus dengan hobi kita, apa yang ingin kita lakukan untuk ke depannya. Jangan berpikiran membuat blog untuk mencari uang, ubah pikiran kalian jadikan blog yang anda buat sebagai sumber informasi yang di butuhkan oleh orang lain. Karena itu termasuk pahala.

2. Tema atau Judul Blog
Buat tema dan judul blog yang menarik, jika mau tengang tips, buatlah tentang tips, atau mau pelajaran buat tentang pelajaran. Agar kita mudah untuk mengambil referensi untuk membuat artikel selanjutnya.

3. Pembuatan Artikel
Buatlah artikel semenarik mungkin, 100% tidak copas dan no plagiat. Nah, jika artikel kita menarik buatlah judul yang sedang di cari oleh orang lain. Tips : Buatlah artikel yang tidak mudah basi. Artinya bisa di baca berulang-ulang, sampai tahun berikutnya.

4. Perkenalan Blog
No 4 ini tidak termasuk kedalam rangkaian, hanya untuk memperkenalkan blog admin ini. Blog ini dibuat untuk menjadi sumber informasi bagi yang Membutuhkan. Blog ini tentang pelajaran. Intinya semoga bisa membantu banyak orang.

Sekian artikel pertama dari admin ini, semoga bisa bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian mau itu sesama blogger atau bukan.